Bait Renjana

 




Kepada temaram yang mulai larut

Aku memandang tiada takut

 

Mengeja di bawah indurasmi

Mencoba berdialektika dengan hati

 

Ketika teka-teki meminta untuk ditebak

Dalam benak, logikaku tergerak

 

Terbesit kata 'Ingin'

Namun hati berkata 'Jangan'

 

Keyakinan menjadi pilar

Menyingsing kerlip kian Berpijar

 

Kilat malam menyeruak

Menghentikan ego yang menghentak

 

Sorot purnama menatap ragu

Memutuskan penuh ambigu

 

Bertiup angin di ambang malam

Meredup pejam dalam khayalan

 

Butiran embun penuh rahasia

Mengalun resap penuh makna

 

Kudekap relung penuh haru

Mengalunkan sabda-sabda kalbu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN OBSERVASI POLA KONSUMSI RUMAH TANGGA WARGA DUKUH SUTOREJO SURABAYA

1 Tahun yang Sia

Titik Koma